Hampir bisa dipastikan, mereka yang mengatakan Hizbut Tahrir sesat, syi’ah, mu’tazilah, khawarij dan fitnah keji lainnya, mereka tidak pernah bertanya langsung atau mengkaji langsung bersama Hizbut Tahrir.

image

Mereka hanya mendapatkan informasi dari informan yang memang sudah membenci Hizbut Tahrir. Kemudian, asal percaya, merekapun menyebarkan fitnah keji tersebut dan secara tidak langsung ikut andil dalam menghambat berdirinya Khilafah.

Ada banyak alasan untuk mengetahui, mendukung bahkan berjuang bersama Hizbut Tahrir jika Anda bertanya langsung kepada syabab Hizbut Tahrir.

Ini adalah beberapa pointnya.

DAKWAH HIZBUT TAHRIR INDONESIA

* Terkait dan terikat dengan dakwah Hizbut Tahrir di pusat dan di negara lain
* Berangkat dari pandangan yang sama tentang problematika umat
* Berangkat dari pandangan yang sama tentang fikrah (tsaqafah) yang ditabanni (diadopsi)
* Berangkat dari pandangan yang sama tentang thariqah dakwah Rasulullah yang akan diikuti
* Meski berangkat dari wilayah dengan kondisi masyarakat yang berbeda-beda (Indonesia)

PROBLEMATIKA UMAT

* Secara faktual, umat Islam saat ini tengah menghadapi banyak sekali masalah (kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan sainsteknologi, kriminalitas, pornografi, pemurtadan, penindasan, kedzaliman, perpecahan, penjajahan dan sebagainya)
* Bagaimana menyelesaikannya? Harus didiagnosis dulu, apa persoalan utamanya?
* Persoalan utamanya (qadhiyah mashiriyah) adalah tidak adanya kehidupan Islam dimana di dalamnya diterapkan syariah dan dipimpin olehseorang khalilfah
* Persoalan utama itu akhirnya melahirkan banyak sekali problematika cabang sebagai fasad (kerusakan) (ar Rum 41)

DAKWAH MASA KINI

* Dakwah harus mengarah pada penyelesaian problematika utama
* Harus dilakukan secara berjamaah (jamaiyyah) dan bersifat politis (siyasiyah) karena inti dari problematika umat adalah persoalan politik
* Terhadap problematika aktual yang menyangkut kemashlahatan umat, HT melakukan tabanni
Terhadap problematika cabang, secara amali, pribadi dan kelompok bisa melakukan upaya untuk menghadapinya
* Tapi, penanganan problematika cabang tidak boleh melupakan perjuangan ke arah penyelesaian problematika utama

ARAH DAKWAH HIZBUT TAHRIR

* Dakwah li isti’nafi al-hayati al-islamiyyah (melanjutkan kehidupan Islam), yakni audatu al-muslimin ila al-amal bijamii ahkami al-islami (mengajak kaum muslimin kepada pengamalan seluruh hukum-hukum Islam mulai dari persoalan aqidah, ibadah, makanan, minuman, pakaian, akhlaq, uqubat dan muamalah)
* Dengan jalan menegakkan syariah dan khilafah (bi thariqi iqomatu al-syariah wa al-khilafah

THARIQAH DAKWAH HIZBUT TAHRIR

* Mengikuti thariqah dakwah Rasulullah
* Dimulai dengan pembentukan kader yang bersyakhshiyyah Islamiyyah, melalui pembinaan intensif (halqah murakkazah) dengan materi dan metode tertentu
* Pembinaan umat (tatsqif jamaiy) untuk terbentuknya pendapat masyarakat (al-wa’yu al-amy) tentang Islam
* Pembentukan kekuatan politik melalui pembesaran tubuh jamaah (tanmiyatu jizmi al-hizb) agar kegiatan pengkaderan dan pembinaan umum dapat dilakukan dengan lebih intensif, hingga terbentuk kekuatan politik (al-quwwatu al-siyasiya)

MENUJU PENEGAKAN SYARIAH DAN KHILAFAH

* Penegakan syariah dan khilafah memerlukan kekuatan politik
* Kekuatan politik adalah kekuatan umat yang memilliki kesadaran politik Islam (al-wa’yu al-siyasiy al-islamy)), yakni kesadaran bahwa kehidupan bermasyarakat dan bernegara harus diatur dengan syariah Islam.
* Maka harus ada upaya penyadaran politik islamy masyarakat terus menerus, yang dilakukan oleh kader
* Makin banyak kader, makin cepat kesadaran terbentuk sehingga kekuatan politik juga
makin cepat terwujud

JALAN MENUJU CITA-CITA

* Massa umat yang memiliki kesadaran politik menuntut perubahan ke arah Islam
* Di dukung oleh ahl-quwwah (polisi, militer, politisi, orang kaya, tokoh masyarakat dan sebagainya) yang melalui pendekatan intensif, setuju mendukung perjuangan Hizbut Tahrir
* Kekuatan politik yang didukung oleh berbagai pihak semacam ini tidak akan terbendung
* Sistem (syariah) dan kekuasaan (khilafah atau penyatuan ke dalam khilafah) Islam

GUNA MENYONGSONG KEHIDUPAN ISLAM HIZBUT TAHRIR TELAH…

* Menyiapkan segenap konsep di bidang ekonomi, politik, sosial dan lain-lain yang diperlukan untuk mengatur kehidupan Islam
* Juga telah menyiapkan SDM untuk memimpin masyarakat dalam kehidupan Islam
* Tapi tidak berarti harus HT yang memimpin, bisa siapa saja asal sesuai dengan aqidah dan syariah

KARAKTER DAKWAH HIZBUT TAHRIR

* Fikriyah (melalui perubahan pemikiran)
* Siyasiyah (politis, karena akar masalah umat adalah persoalan politik)
* Jamaiyyah (diorganisasi dengan sistem dan kepemimpinan khas jamaah)
* La maddiyah (non kekerasan, tapi tidak berarti tidak mengajarkan jihad)
* Asasiyah (mendasar) untuk penyelesaian menyeluruh
* Alamiyah (universal), maka networking HT ada di seluruh dunia
* Dakwah seperti ini perlu waktu, kesabaran dan istiqamah

YANG KITA PERLUKAN :

* Terus berdakwah secara berjamaah, karena dakwah adalah kewajiban setiap muslim dan amal yang sangat mulia, sekaligus amat sangat penting untuk penegakan kembali izzul Islam wa al-muslimin
* Dakwah bisa dilakukan di mana pun dan dengan jamaah mana pun asal mengarah pada tujuan dakwah yang utama

PERAN ULAMA

1. Pemegang simpul umat
2. Meningkatkan kesadaran politik umat
3. Melakukan dharbu al-alaqat dan dharbu al-tsiqah
4. Menanamkan mafahim, maqayis dan qanaat Islam di tengah umat
5. Menggerakkan umat menuntut perubahan ke arah Islam

PILIH YANG TERBAIK UNTUK HIDUP KITA, KARENA ….

* Semua demi diri Kita sendiri, untuk kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat
* Setelah mati, kita semua akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak, tentang umur, tubuh, ilmu dan harta kita selama hidup di dunia, untuk apa?
* Orang yang mendapatkan kemenangan atau kesuksesan yang besar (faudzu al-adzim) adalah yang hidup di akhirat dengan hasanah (mendapat ridha Allah dan surga)
* Kesuksesan besar di akhirat hanya dapat diperoleh bila di dunia memeluk aqidah dan melaksanakan syariah Islam, termasuk bergiat dalam dakwah…

KESEMPATAN KITA SUNGGUH HANYA SEKALI INI ….

JANGAN DITUNDA-TUNDA…

* Kesempatan kita untuk taat pada syariah dan bergiat dalam dakwah hanya selama hidup di dunia. Setelah mati, tidak ada lagi kesempatan
* Kita bakal mati setiap saat, maka gunakan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya sebelum semua berakhir dan tinggallah penyesalan
* Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian setelah tiba di akhirat tidak ada gunanya
* Bukankah kita tak hendak menyesal nanti…….?


syabab1924.com

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 540 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: