Oleh: Refa | 20 April 2010

Jilbab Miyabi dan Jilbab Montok


Pernahkan kalian melihat foto Miyabi, bintang porno Jepang tapi dengan pakaian jilbab lengkap dengan kerudungnya ? Kalau belum pernah, jangan coba2 mencari sendiri di google ya, nanti bisa kesasar.

Tapi kalau ada yang penasaran cukup ikuti link ini

https://pondok24.wordpress.com/2009/10/13/interview-imajiner-with-miyabi-versi-gue/

Atau di sini :

http://www.aneuknanggroe.co.cc/2009/10/jika-miyabi-bertaubat.html.

Lalu bagaimana kalau kalian mengetahui bahwa Miyabi bener-bener sudah tobat dan masuk Islam ? Tentunya sebagai seorang muslim  senang dong. Tapi sayang kabar tobatnya Miyabi itu hanya cerita rekaan belaka. Demikian juga busana jilbab dan kerudungnya, itupun hasil editan semata.

Masih terkait dengan urusan edit mengedit foto, pernahkan anda berfikir hal yang sebaliknya ? Maksud saya bagaimana perasaan anda kalau ada foto seorang akhwat/muslimah, tapi tiba-tiba berubah wujud. Contoh ekstrimnya misalnya foto istri/putri/ibu/saudara perempuan anda tiba-tiba beredar di internet tapi sudah berubah wujud. Misalnya saja gambar kepala dan wajahnya masih nampak lengkap dengan kerudungnya tapi tubuhnya bukan lagi foto yang asli tapi tubuh orang lain yg –maaf- sudah telanjang dan menampakkan auratnya.

Dan celakanya, ini bukan hanya berandai-andai, tapi sudah ada faktanya. banyak sekali penyimpangan di dunia maya, banyak foto2 akhwat yang digunakan dan diedit dengan tidak bertanggung jawab oleh pihak-pihak tertentu sekadar untuk melecehkan.

Bahkan tidak hanya satu atau dua situs yang melecehkan akhwat berjilbab. Dengan sekali lagi, mengedit foto tersebut dan mempublish foto tersebut di dunia maya.

Sebagai ilustrasi, misalnya gambar spt di bawah ini (Ingat ini hanya contoh yang ‘tidak terlalu ekstrem’ )

Dalam foto diatas, awalnya kepala dan badannya beda (berasal dari dua foto yang dipotong dan digabung), akhirnya melalui tangan-tangan jahil, jadilah seperti itu. Ingat ini contoh yang tdk terlalu ekstrem, krn msh menutup aurat meski pakaian seperti ini tdk boleh dipakai untuk keluar rumah. (Terlalu ketat). Nah bagaimana jika ternyata bagian bawahnya adalah tubuh orang lain yg menampakkan aurat? (Nggak usah dibayangkan yaa apalagi mencari2 contohnya).

Kok bisa sih ?

Nggak susah kok nyari foto2 akhwat berjilbab di internet, begitu juga mencari foto2 yg masuk kategori pornografi. Yang diperlukan hanya keahlian mengedit foto.

MasyaAllah..bahkan ada beberapa tokoh muslimah nasional atau istri seorang tokoh da’i kondang yang foto beliau diedit dan disatukan dengan gambar yang (Innalillahi) tidak senonoh banget.

Nggak kuat ngelanjutin ceritanya.

Ya.. Fenomena betapa maraknya foto-foto akhwat/muslimah  di dunia maya telah banyak disalahgunakan.

Jujur saja yang namanya laki-laki normal pasti ‘kesengsem’ liat foto-foto akhwat yang cantik-cantik dan manis-manis. Entah di picture YM, di Blog, apalagi di Facebook.
Duh, ukhti… anti terlalu berharga untuk bisa dilihat semua orang..

Serius,, Percaya deh..

Perempuan itu sangat rentan dengan yang namanya fitnah. Bahkan fitnah itu bisa datang tanpa dipancing..

Gini deh,

Foto-foto yang di-upload pastinya dalah foto dengan pose terbaik kan? (ya,iya lah… masak foto lagi tidur, belum mandi dan lain-lain yang ‘nggak banget’ yang dipajang)

Nah pose-pose terbaik itu, –entah nih para pria mau ngaku atau tidak–  Bikin sulit jaga hati loh

Ya, mencegah lebih baik dari mengobati.

Sebagai saran mungkin akan aman kalau foto2 profil muslimah di jejaring sosial, blog dll cukup diganti dengan karikatur, foto anak, atau gambar bunga saja.

Makanya hati-hati ya kalau memasang foto (khususnya akhwat) di dunia maya.

Maaf ya, Bukan ku bermaksud melukai Hatimu.

Semoga ini cukup menjadi saksi bagi saya, untuk sekedar mengingatkan agar lebih berhati-hati.

Allahuma Isyhad. Yaa Allah Saksikanlah, bahwa saya telah menyampaikan.


Kategori

%d blogger menyukai ini: