Oleh: Refa | 1 Juni 2013

SELAMATKAN INDONESIA DENGAN SYARIAH DAN KHILAFAH


Apa Itu Khilafah

Ibnu Khaldun mengatakan, “Telah kami jelaskan hakikat kedudukan ini, bahwa ini adalah pengganti dari Shahibusy Syariah (nabi SAW) dalam memelihara agama dan mengatur dunia dengan agama, ia dinamakan Khilafah atau Imamah, pemimpinnya disebut Khalifah atau Imam” (Ibnu Khaldun, wafat 808 H, Muqaddimah, hal 190)

Khilafah Institusi Pelaksana Syariah Islam

“Agama dan Kekuasaan bagaikan saudara kembar, agama adalah asas, kekuasaan adalah penjaganya. Apa saja yang tidak ada asasnya akan hancur, dan apa saja yang tidak ada penjaganya akan lenyap” (Imam Al Gazali wafat 505 H, Al Iqtishad fi al I’tiqad hal 76)

Khilafah Kewajban Terpenting

“Ketahuilah bahwa para Shahabat nabi telah ber Ijma’ bahwa mengangkat Imam setelah berakhirnya zaman kenabian adalah wajib, bahkan mereka menjadikannya kewajiban paling penting karena mereka menyibukkan diri dengannya dengan penunda penguburan jenazah Nabi SAW” (Imam Ibnu Hajar Al Haytami wafat 973 M, Ash Shawaiqul Muhriqah, hal 7)

Meneladani Nabi SAW dalam menegakkan KHILAFAH

Meneladani Nabi SAW dalam perjuangan menegakkan khilafah adalah kewajiban dan keharusan. Wajib karena bukti cinta kepada Allah SWT dan diwujudkan dengan mengikuti sunah Nabi SAW (QS Ali Imran ayat 31). Harus karena dengan meneladani Nabi SAW terdapat jaminan keberhasilan dalam mencapai tujuan. Imam Anas bin Malik menyatakan, “Tidak akan baik urusan ummat ini kecuali diperbaiki seperti massa awalnya” (Khitabu ushlu al iman fi dhoui al kitab wa as sunnah, juz 1 hal 396)

Langkah Menegakkan Khilafah

Kunci sukses menegakkah khilafah adalah mencontoh metode nabi. nabi SAW berdakwah menegakkah khilafah dengan berjamaah (QS Ali Imran ayat 104), tentu dengan jamaah yang shohih, jamaah yang hanya menjadikan Islam sebagai asas, tujuan, dan program dakwahnya. jamaah ini juga harus melalui tahapan tahapan dakwahnya sebagaimana yang dilakukan nabi SAW, yakni tahap (1) membentuk dan membina kader kader dakwah dengan ide ide Islam sehingga terbentuk kader yang siap terjun di medan dakwah, (2) berinteraksi dan membina masyarakat agar cinta dan rindu diatur dengan Islam (3) menerima kekuasaan melalui thalabu an nushrah (meraih pertolongan dakwah dari pemilik kekuatan), bukan dengan musyarakah (bergabung dengan sistem kufur), bukan pula dengan jalan kekerasan dan kekuatan bersenjata.

Sejarah Khilafah

Hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah(622 M)merupakan tonggak berdirinya Negara Islamyang pertama. hanya dengan negara ini kewajiban dari Allah untuk menerapkan syariah secara kaffah, dan penyebaran Islam ke penjuru dunia dapat dilaksanakan, Fungsi ini mustahil diwujudkan oleh individu atau kelompok, harus oleh negara. Inilah thoriqah (metode) Rasul yang wajib diikuti umat Islam dalam menegakkan ajaran Islam. Fungsi negara Islam yang dijalankan Rasul SAW ini lalu dilanjutkan oleh para khalifah penerusnya, mulai dari masa Khulafaurrasyidin (632-661 M), Khilafah Umayyah (661-750 M), Khilafah Abbasiyah (750-1515 M), Khilafah Utsmaniyah (1515-1924 M) hingga kemudian diruntuhkan oleh konspirasi Barat melalui anteknya Mustafa Kemal Pasha. sejak itu tidak ada lagi Institusi yang menerapkan Islam secara menyeluruh dan umat Islampun terpecah belah menjadi lebih dari 50 negara hingga kini.

Upaya Barat Mencegah Berdirinya kembali Khilafah

Kaum kafir Barat yang telah bersusah payah meruntuhkan khilafah tidak akan rela umat Islam kembali Jaya, maka banyak upoaya yang mereka lakukan demi mencegah kembalinya KHilafah, yaitu dengan cara mengokohkan pemerintah sekuler, menangkap para pejuang penegak khilafah,  dan menyusupi gerakan gerakan Islam agar melenceng dari tujuan islam, menghembuskan slogan slogan sesat pemecah persatuan umat(termasuk nasionalisme dan sparatisme), menjaga sistem sekuler sekuat tenaga, makin memantapkan pendidikan berdasar kurikulum kafir penjajah, yang sampai saat ini masih diterapka  di negeri islam, membentuk UU yang mampu menjaga dan mengamankan pelaksanaan metodologi tersebut.

kesadaran ummat untuk Mengembalikan Khilafah

Hampir seabad rencana Barat untuk menghalangi tegaknya Kilafah, namun pada dekade terakhir ini, umat mulai sadar, bahwa mereka adalah umat yang satu, dan bangkitr melawan kedzaliman Barat.Serangan Amerika ke Afghanistan dan Irak, serangan Israel ke Gaza, penerbitan kartun menghina Nabi, menciptakan kesadaran dan perlawanan global. Umat islam dari ujung Barat afrika hingga wilayah Timur seperti Indonesia, bahkan yang bermukim di Er0pa, Amerika dan Australia, bangkit untuk membela dan menjaga kemuliaan agamanya. Sekat sekat nasionalisme yang diciptakan barat tak lagi bisa membendung kesadaran persatuan umat. Ketakutan kepada penguasa diktator yg bengis juga telah sirna. Hasilnya tumbanglah satu per satu rezim yang selama ini difungsikan barat untuk menjaga sekulerisme dan menjegah kembalinya khilafah dan syariah. Setelah sekian lama terkekang, kini umat telah menginginkan kembali hidup dalam sistem Islam.

WAHAI KAUM MUSLIMIN !!! MARI GUNAKAN SISA HIDUP KITA UNTUK TERLIBAT DALAM PERJUANGAN MULIA INI. DENGAN SEPENUH JIWA MARI KITA BERSAMA BERUPAYA MEWUJUDKAN KEHIDUPAN ISLAM YANG MENERAPKAN HUKUM  AL QUR’AN DAN ASSUNNAH DI BAWAH NAUNGAN KHILAFAH


Bagaimana tanggapan anda ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: