Oleh: Refa | 5 Juli 2009

Rumus Memilih Kepala Negara

Allah SWT mewajibkan setiap muslim untuk taat kepada syariat-Nya dan mengatur setiap aspek kehidupan pribadi, masyarakat dan negara dengan syariat-Nya itu, selama dia beriman kepada Allah SWT. Dia berfirman:

]إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ[

Sesungguhya perkataan orang-orang yang beriman bila diserukan kepada Allah dan RasulNya untuk menerapkan hukum (syariat Islam) diantara mereka, mereka menyatakan “kami mendengar dan kami menaati”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung” (TQS. an-Nuur [24]: 51)

]فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ وَلاَ تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ[،

Putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan (syariat Islam) dan janganlah kalian mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepada engkau (TQS. Al-Maidah [05]: 48).

]وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ وَلاَ تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللهُ إِلَيْكَ[.

Hendaklah engkau memutuskan perkara diantara mereka menurut apa yang diturunkan Allah (syariat Islam), dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka. Berhati-hatilah kalian terhadap mereka supaya mereka tidak memalingkanmu dari sebagian apa yang diturunkan Allah kepada engkau (TQS. Al-Maidah [05]: 49).

Syariat Islam tidak mungkin bisa dilaksanakan secara utuh tanpa negara Islam (Khilafah). Individu bisa saja melaksanakan sebagian hukum, seperti ibadah, makanan, pakaian, dan akhlak. Namun sebagian hukum ibadah yang lain, seperti jihad, tidak bisa dilaksanakan oleh individu. Sementara hukum-hukum syara’ lain yang berkaitan dengan sistem pemerintahan, ekonomi, pendidikan, sistem persanksian, dan hudud, sistem informasi, hubungan internasional, serta urusan jihad dan perang; semuanya tidak bisa dilakukan oleh individu, melainkan harus oleh negara. Baca Lanjutannya…

Oleh: Refa | 4 Juli 2009

FACEBOOK MULAI BIKIN ULAH

Facebook, Situs jejaring sosial yang lagi booming di kalangan masyarakat baik muda maupun tua ini, mulai menunjukkan watak aslinya yang anti dengan hal-hal yang berhubungan dengan Jihad dan Islam.

Situs jejaring sosial besutan Mark Zuckenberg ini, telah menghapus beberapa account yang selalu gencar menyuarakan Islam dan Jihad di dunia maya. Salah satunya adalah grup Cyber Jihad Community yang dibuat oleh Muhammad Jibriel Abdul Rahman (nick name Prince of Jihad) yang juga merupakan pimpinan dari Ar Rahmah Media.

Jika Irhabi 007 bisa mengguncang dunia dengan nama irhabi-nya yang mampu menembus semua jaringan situs-situs musuh, maka lain lagi dengan Prince of Jihad, Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori